Hem batik adalah setelan baju hem yang berbahan dasar kain batik . Model dan desain kain batik yang digunakan bisa bervariasi dari berbagai daerah di Indonesia.
Di sarankan agar menggunakan kain batik yang berbahan dasar dari kain katun karena nyaman dikenakan dan mudah untuk di potong dalam pembuatan pola dan ketika dijahit . Perlu di ketahui bahan yang umum digunakan untuk membatik adalah kain katun , walaupun ada juga yang menggunakan kain sutra yang halus , tetapi sangat mahal dan jarang digunakan masyarakat umum.
Supaya nyaman , menggunakan kain furing sebagai layer atau pelapis bagian dalam kain batik yang dijahit untuk membuat baju hem . Berfungsi sebagai penyerap keringat dan penambah kenyamanan dalam memakai hem batik.
Detil Membuat Baju Batik
Detil detil dalam membuat hem batik akan kita jelaskan :
![]() |
| Hem berbahan kain batik dan kain songke |
Ukuran kain
Ukuran kain batik yang digunakan umumnya berukuran 1.2 meter x 2.25 meter dengan bahan katun . Dibedakan antara batik tulis , batik cap dan batik printing. Harga termahal jelas kain batik tulis , tanpa kita melihat model dari gambar batik.
Teknik memotong kain
Cara memotong batik membutuhkan ketelitian , motif batik harus diperhatikan sehingga bila dijahit menghasilkan kesesuaian dan kerapian dalam hasilnya. Salah dalam memotong pola kain mengakibatkan bahan terbuang .
Memotong batik klasik jauh lebih sulit karena memiliki pola yang sangat rumit dan detil. Bila untuk kegiatan sehari hari batik desain digital printing adalah alternatif terbaik karena bisa di kustomisasi desainnya.
Teknik Jahit kain batik
Penjahit baju batik , umumnya menjahit mengikuti pola yang sudah digambar dan dibuat. Perlu kemampuan yang lebih bila menjahit 2 layer kain sebagai baju atau hem. Baju hem batik yang menggunakan furing tidak boleh mengurangi ukuran pola ketika selesai dijahit. Dapatkan penjahit yang bagus yang mampu memahami keinginan Anda.

