Pakaian nasional sebuah negara menunjukkan asal dan lambang identitas asal seseorang yang mengenakannya saat berbaur dalam lingkungan global dunia. Bagian dari mengenalkan kehidupan budaya identitas kebangsaan yang menonjolkan makna simbolis dari nilai tradisi serta untuk mengekspresikan kebanggaan pada negara tempat asal.
Pakaian nasional selalu dikenakan pada acara khusus yang bersifat formal seperti perayaan, upacara, ataupun dalam gelaran budaya antar bangsa. Selain hal di atas tujuan komersial yang tujuannya menjual budaya, tempat wisata suatu negara sangat lumrah menggunakan pakaian nasional agar mudah diingat dan mempunyai kesan yang baik. Berikut ini adalah beberapa pakaian dari Philipina dan Thailand yang menarik untuk dilihat dan dibahas dalam tulisan ini. Yuk...kita bahas
Baju Nasional Philipina
![]() |
| Pakaian nasional Philipina |
Philipina terletak disebelah utara Indonesia mempunyai budaya dan pakaian yang unik hasil dari percampuran budaya eropah dan asia tenggara yang menarik dan berciri khas lain. Pakaian nasional negara ini terbagi 2 jenis berdasar jenis kelamin orang yang menggunakan dan mengenakannya, walaupun mempunyai bahan kain sutra yang sama.
Baju Baro't Saya
Barot saya mempunyai arti baju ( baro't) dan saya ( rok ), yang menerangkan satu stel pakaian yang harus dikenakan seorang wanita sebagai syarat disebut pakaian nasional negara tersebut. Baro adalah atasan yang tanpa krah terbuka lebar bisa berbentuk leher V atau leher U dengan lengan panjang atau pendek berbentuk balon.
Bagian depan dihiasi dengan manik manik yang menarik atau bisa juga dibordir menggunakan sulaman benang emas, benang perak yang terlihat anggun dam mewah bagi wanita yang memakainya. Motif yang umum dibuat adalah bunga, daun dengan berbagai variasi dan bentuk.
Kain yang dipilih umumnya berbahan sutra, satin dengan pilihan warna putih, kuning emas, warna yang melambangkan glamor dan kemewahan.
Rok Bawahan Saya
Saya atau rok bawahan wanita Philipina biasanya di buat panjang hingga matakaki, bagian bawahnya didesain dengan desain melebar putaran 360 derajat ( circle clock) 2 layer sehingga terlihat mengembang dan anggun. Bagian luar terbuat dari bahan sutra halus yang berwarna putih, biru atau kuning dengan lapisan bagian dalam dilapis furing kain katun berwarna putih.
Bahan yang dibutuhkan untuk membuat rok seperti ini sekitar 3 meter untuk wanita normal yang berukuran L, dibutuhkan ketelitian dan ketelatenan dalam membuatnya.
Baju Barong Tagalok
Barong Tagalok adalah baju nasional laki laki Philipina yang dikenakan sebagai pakaian resmi dalam kegiatan formal, dan kenegaraan. Disulam menggunakan benang sutra pada bagian depan menggunakan warna warna yang berkilau dan bagus. Untuk baju tradisional biasanya terbuat dari serat nanas yang disebut Pina di rajut dengan sangat halus dan lembut. Bahan ini mempunyai harga yang sangat mahal daripada kain sutra atau katun, sehingga hanya untuk acara khusus. Model barong tagalog tidak berbeda dengan kemeja lengan panjang atau pendek umumnya dengan sedikit variasi pada krah bisa berbentuk krah tegak.
Hiasan pada bagian depan biasanya menggunakan binatang mitologi seperti naga, burung phoenix atau terkadang gambar binatang buas yang melambangkan keanggunan dan kegagahan seorang laki laki.
Baju Nasional Thailand
![]() |
| Baju Nasional Thailand |
Baju nasional Thailand disebut Chut thay yang umum dikenakan selain pakaian lain berasal dari daerah dikenal dengan Sai Yai dari Isan, Pha Ngon dari Lanna dan Pha Khao dari Phuket. Seperti baju nasional lainnya, Baju Thailand terbagi dalam 2 jenis berdasar jenis kelamin. Untuk kemeja disebut Chokha sedangkan untuk pakaian bawahan disebut Phasin. Penjelasannya,
Baju Chokha
Baju choka adalah atasan yang dikenakan oleh orang Thailand baik laki laki ataupun wanita. Memiliki desain yang hampir mirip dengan jas jawa yang umum kita kenal. Penggunaan selendang yang diletakkan pada bahu untuk wanita atau sarung yang terlipat rapi menjulur dari bahu adalah aksesoris yang umum dikenakan pada pakaian ini. Berbahan sutra yang halus dan lembut dengan warna mewah yang menonjolkan keanggunan pada wanita serta kegagahan lelaki yang mengenakannya adalah ciri khas yang umum dikenali.
Untuk laki laki biasanya didesain menggunakan krah berdiri dengan hiasan bordir, panjang baju hanya sepinggang, dengan bagian depan bisa menggunakan kancing yang terbuat dari bahan logam, umumnya perak.
Wanita menggunakan chokha sepanjang lutut dengan belahan bagian samping agar tidak mengganggu pergerakan. Bagian depsn didesain menggunakan leher bentuk V tanpa kancing baju didepannya. Penggunaan hiasan manik manik untuk wanita dan bordir yang bermotif hewan, bunga dengan semua modifikasinya adalah hal yang umum digunakan pada baju nasional ini.
Phasin
Phasin adalah sebutan pakaian bagian bawah yang dipakai oleh orang Thailand. Phasin dibuat dari bahan sutra atau katun dengan desain garis garis horisontal berbeda warna atau bisa juga berwarna monoton. Phasin laki laki tidak berbeda dengan sarung yang umum dikenakan masyarakat Asia tenggara. Memiliki lebar 2 meter dililitkan pada pinggang dengan lipatan sedemikian rupa sehingga tampak rapi dan menarik.
Untuk wanita lebar phasin hanya mempunyai lebar 1.5 meter berbahan sutra yang dihiasi rajutan emas pada jarak tertentu. Dikenakan dari pinggang hingga mata kaki dengan lilitan selendang di pinggang atau sabuk emas menambah daya tarik pemakainya.
Penutup
Setiap negara mempunyai baju nasional dengan ciri khasnya menunjukkan budaya dan adat yang harus kita ketahui. Selain itu negara Baju dari Myanmar dan Kamboja juga mempunyai baju lokal yang menarik untuk diketahui sebagai bagian dari fashion di Asia tenggara.
Negara Philipina dan Thailand mempunyai pakaian yang unik, seperti motif batik kain Jawa yang juga menjadi salahsatu andalan baju nasional Indonesia. Pengerjaan baju nasional dibutuhkan ketelitian dalam detil dan ukuran agar tidak menghilangkan nilai histori dan filosofi dari pakaian kebanggaan setiap negara. Ongkos jahit baju nasional bervariasi antara 100.000 hingga 200.000 rupiah tergantung tingkat detil setiap baju.


